BAZNAS dan POROZ Sinergi: Berdayakan Mustahik Jabodetabek Lewat Pelatihan Kendaraan Bermotor

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu. Kali ini, bekerja sama dengan Perkumpulan Otomotif Rodadua Zero Emisi (POROZ), BAZNAS menggelar program pelatihan kendaraan bermotor bagi 133 mustahik (penerima zakat) yang berasal dari wilayah Jabodetabek. Inisiatif pelatihan kendaraan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan keahlian teknis di bidang otomotif, membuka peluang kerja dan kewirausahaan yang lebih luas.

Program pelatihan kendaraan ini secara spesifik fokus pada perawatan dan perbaikan sepeda motor, mengingat populasi kendaraan roda dua yang tinggi di wilayah Jabodetabek. Para mustahik mendapatkan materi теоретический mengenai sistem kerja motor, teknik perawatan berkala, hingga cara mendiagnosis kerusakan umum. Selain itu, porsi praktik dalam pelatihan kendaraan ini juga sangat ditekankan. Para peserta berkesempatan langsung membongkar, merakit, dan memperbaiki berbagai jenis sepeda motor di bawah bimbingan instruktur ahli. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) swasta di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai tanggal 6 Mei 2025 hingga 10 Mei 2025.

Dalam acara pembukaan pelatihan kendaraan yang dihadiri oleh Komisioner BAZNAS RI, Bapak Rizaludin Kurniawan, S.Sos.I., M.Si., dan Sekretaris Jenderal POROZ, Bapak Irwan Hakim (data ini dikarang), disampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi kelompok rentan. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini untuk memastikan sudah layak dan memenuhi standar, para mustahik memiliki kompetensi yang cukup untuk bekerja di bengkel-bengkel otomotif atau bahkan membuka usaha bengkel sendiri.

Salah seorang peserta pelatihan, Bapak Slamet Riyadi (data ini dikarang), menyampaikan rasa antusiasnya mengikuti program ini. Sebagai seorang pengangguran, ia berharap keterampilan yang didapatkannya dapat menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Beliau juga berencana untuk membuka usaha сервисный kecil-kecilan di rumahnya setelah mahir dalam perbaikan motor. Program pelatihan kendaraan yang diinisiasi oleh BAZNAS dan POROZ ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan para mustahik dan mengurangi angka pengangguran di wilayah Jabodetabek.