Dunia olahraga otomotif di Riau kini sedang diwarnai oleh tren baru yang sangat digemari oleh generasi muda. Olahraga Drifting Riau Makin Populer seiring dengan semakin banyaknya konten video aksi memukau kendaraan yang meliuk-liuk dengan kepulan asap ban di sirkuit. Drifting bukan lagi sekadar gaya-gayaan di film, melainkan sebuah cabang olahraga motor yang menuntut presisi, kontrol kendaraan yang tinggi, dan pemahaman tentang mekanika mobil yang mendalam. Pertumbuhan komunitas ini di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya sangat signifikan, menjadikan Riau sebagai salah satu basis drifter potensial di Pulau Sumatera.
Melihat minat yang sangat besar tersebut, pihak IMI Siapkan Pelatihan yang terstruktur bagi mereka yang ingin terjun ke dunia ini secara serius. Drifting bukan hanya soal menarik rem tangan dan menginjak gas, melainkan teknik menguasai hilangnya traksi ban belakang dengan cara yang terkendali. Pelatihan yang disediakan mencakup teori dasar mengenai transfer beban, teknik counter-steering, hingga cara memodifikasi sistem suspensi dan mesin agar sesuai dengan kebutuhan drift. Pelatihan ini sangat penting agar para peminat tidak hanya bermodal nekat, tetapi dibekali dengan pengetahuan teknis yang benar untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Fokus utama dari program ini adalah memberikan edukasi kepada para Pemula mengenai pentingnya faktor keselamatan. Banyak orang tertarik pada olahraga ini tanpa menyadari bahwa keamanan adalah aspek nomor satu. Dalam kelas pelatihan, IMI menekankan penggunaan perlengkapan keselamatan seperti roll bar pada kendaraan, jok balap yang standar, hingga penggunaan baju balap tahan api. Dengan adanya bimbingan dari instruktur yang sudah berpengalaman secara nasional, diharapkan bibit-bibit baru dari Riau ini dapat berkembang lebih cepat dan memiliki mentalitas sebagai atlet profesional, bukan sekadar hobi musiman di jalan raya.
Dukungan dari komunitas otomotif di wilayah Riau juga sangat besar dalam memfasilitasi tempat latihan yang representatif. IMI terus menjalin kerja sama dengan pengelola lahan dan pemerintah untuk mengubah area-area kosong atau lapangan yang luas menjadi lintasan latihan sementara yang aman. Tujuannya adalah menjauhkan para pelaku drift dari jalan umum yang dapat membahayakan publik. Dengan adanya wadah yang resmi, bakat-bakat ini dapat tersalurkan dengan baik dan potensi ekonomi dari industri modifikasi khusus mobil drift di Riau pun akan ikut terdongkrak seiring dengan kebutuhan suku cadang dan bengkel spesialis.